Saturday, September 10, 2011

FAKTA UMNO (LAMA) & UMNO (BARU) SEMUA ORANG TAU


FAKTA UMNO (LAMA) & UMNO (BARU) -

INI PUN SEJARAH JUGA - IT'S HISTORY ALSO - NO DOUBT ABOUT IT


A cousin of mine, who is in his early 20 put up an excellent argument about UMNO's demand for the rakyat to always remember and be thankful for the "merdeka" that was delivered by UMNO. His argument was "haven't we, Malaysian, shown enough gratitude and thankfulness to UMNO and it's leader for giving us merdeka in letting them rule us for half a century? All those leaders who fought for independence was revered, honored and placed in power. They are now dead but not forgotten."

And then he added a pertinent question to the NEW crop of UMNO leaders' "And why should we owe a debt of gratitude for the "post merdeka" UMNO leaders whose contribution to the country is corruption and mismanagement? WE have already shown our gratitude to our Bapa Kemerdekaan, Bapa Pembangunan dan Bapa Penyatuan. We would be stupid and worse, insane to feel gratitude to leaders who are corrupt, selfish, greedy, egomaniac, inept and who are good for nothing to this nation of ours!" Gratitude should be showered to those who deserved it and clearly the current crop of UMNO leaders (going back 3 decades ago till now) doesn't deserve it. So we, Malaysian are left with only one choice and that is "ANYTHING BUT UMNO OR ASALKAN BUKAN UMNO (ABU)!"

Sayed Al-Sogok


(bukan Syed keturunan nabi - tapi Syed Jumaat - keturunan India mari) - keturunan India (keling) bila dilahirkan pd hari Jumaat - maka anak lelaki terus dinamakan dgn nama berdarjah-naik taraf menggunakan pangkal Syed - banyak gitu syed2 Jumaat ni - berlambak2)


P.s - UMNO baru was never the continuation of the old UMNO. We can see this clearly when TDM assume the 000001 membership number of UMNO Baru. So in fact Dato' Onn, TAR, TR and THO was never made a member of UMNO Baru, even posthumously. By usurping the title of the 1st member of UMNO Baru, TDM has literally severed the connection between the old UMNO and the UMNO Baru. There was only one UMNO in Malaysia and just like arwah P. Ramlee, both are dead and buried.

Monday, August 30, 2010

NAMA EJEKAN 'MALINGSIA' BAGI MALAYSIA

Malaysia Digelar Pencuri (Malingsia) Oleh Indonesia?

Berikutan dengan beberapa peristiwa penciplakan karya oleh karyawan Malaysia ke atas harta intelek dari negara Indonesia. Ada segelintir penduduk Indonesia telah mengelar Malaysia sebagai negara ‘Maling’ atau dalam bahasa melayunya bermaksud ‘pencuri’ Adakah kita sanggup untuk digelar begitu? Adakah setelah lima puluh tahun kita merdeka, kita rela orang mengelar kita ‘maling’? Adakah karyawan dan orang seni kita memang ‘maling’ sehingga kita terpaksa menjadi sedemikian? Di manakah maruah kita? Kita harus menjawab tohmahan dan lemparan dari jiran ‘serumpun’ kita dari seberang. Walaupun benar, Indonesia ada agenda tersendiri, tapi, mungkin ada juga kesalahan dari pihak kita, masakan pokok akan bergoyang jika tiada angin yang bertiup. Rakyat Malaysia sanggupkah kita menjadi rakyat “Malingsia’?

Saturday, August 28, 2010

JADI BAHAN EJEKAN ORANG

BILA MENIRU ORANG LAIN PUNYA - ALAMAT NANTI SELALU DI EJEK2 ORANG LAH

Lagu Negaraku negara kita ....... sering dipermain2kan orang.
Ini disebabkan semua orang tahu yg lagu itu bukan hak kepunyaan kita sendiri ..... bukan hakmutlak kita.
Asal ciptaan pengubah lagu berbangsa Peranchis (atas nama lagu : Mamula Moon ..... di kepulauan Hawaii (USA). Pernah diciplak oleh Indonesia pada awal2 lagi (diberi nama : Terang Bulan). Kemudian, di ambil - dipinjam - di cedok - di ciplak oleh kerajaan negeri Perak - untuk lagu 'state anthem'nya ........ dan akhirnya di ambilpakai oleh negara induk (Malaysia - untuk lagu 'national anthem' .... yg diberi nama 'Negaraku'...... hingga kini.

Maka itulah sebab musababnya ..... ianya menjadi bahan ejekan ...... bahan ketawa ...... bahan jadi mempermain2kan antara kita sesama kita ..... baik yg dari Indonesia ..... maupun dari Malaysia sendiri. Itulah padahnya ...... meniru hasil karya orang lain punya ..... dan bermegah2 ..... berbangga2 ..... dengan tidak segan silu ......tanpa rasa malu ...... tanpa segan silu ....... kita tetap mendabik dada meng'declare'kan yang itu adalah hasil kita punya .... macam lah ..... kita yang empunya .... seolah2 dah jadi 'hak mutlak' kita punya.

WHATEVER IT IS ..... IT REFLECTS OUR CREDIBILITY.
SOMETHING SHOULD BE DONE ....... IT NEEDS CHANGE ..... NEED TO BE CHANGED....... TO SOMETHING THAT WE CAN BE PROUD OF.
SOMETHING SHOULD BE DONE FOR OUR OWN GOOD.

INI JUGA BUDAYA BARU - BUDAYA BERTUDUNG UNTUK LEBIH BERGAYA


RANTAIAN Tudung Ekspres yang bersiaran di saluran Astro Prima kini semakin mendapat perhatian ramai.



BUDAYA BERTUDUNG
BUDAYA BERGAYA
BUDAYA MENUNJUK2
BUDAYA RIAK

Begitu juga dengan barisan artis Tudung Ekspres iaitu Lisa Surihani, Linda Hashim dan Julia Ziegler dan Chermaine Poo yang masing-masing mempunyai jadual tersendiri sepanjang Ramadan.

Kalau dah artis tu artis juga .......

Friday, August 27, 2010

BUANG BAYI - TIADA KESUDAHAN

Itu adalah tajuk topik perbincangan dalam program 'Apa Kata Wanita' hari Jumaat 27 Ogos, 2010 yg di kelolakan oleh Puan Zamzarina.

Apakah maksudnya - gejala 'Buang Bayi' tu tiada kesudahan? disebabkan ianya berterusan ..... menjadi2 dan semakin menjadi2.

Dengan lain perkataan - ianya bermaksud ...... gejala 'buang bayi' tu suatu isu yang tidak akan menemui titik noktah? ...... tiada kesudahan ...... meaning to say ......... no end?

What do you mean? ...... It's you people ..... we Malays are going towards the end ...... end of the road for us ....... kaum kelompok Melayu. That's the end ........ or the end is near.

BUT to those womenfolks - use your right-thinking heads ...... broad thinking minds. It seems when you talk among yourselves ...... you're not using what's mentioned above.

Kiamat - means Doomsday - End of the world - total destruction - no more life - nothing.
The same refers to this case - when life of the newborn babies (bayis) being destroyed - in like manner (of the rampant acts of 'baby dumping') - means that there shows a sign of a 'dying nation' - whereby there'll occur a total destruction of all new life (of the Malays (from their dead babies being dumped). That shows the end of the Malays will be realised sooner or later........ where there'll come a time that there's no more Malays to be seen ..... what else to see? ..... when the Malays as the muslim nation of Malaysia is a dying nation .... and they themselves as the main culprit (whether direct or otherwise) out of their own misdeeds tend to follow suit like their cause and effects that led to the sinful acts of 'baby dumping' or 'pembuangan bayi' ever since.

Tuesday, August 24, 2010

MELAYU KAYA DGN BUDAYA?

Memang pun ...... Melayu sentiasa berbangga dgn budayanya ..... betapa Melayu ni begitu kaya dgn budaya. (Ini selalunya dilaung2kan oleh gimmick politik dari pihak2 seperti dari Kementerian Kebudayaan atau Kementerian Pelancongan ..... atau lain2nya semata2 bertujuan atas sesuatu kepentingan.).

Tetapi kebanyakan budaya2 yg dikatakan Melayu punya itu adalah bukan hak mutlak kita punya. Kebanyakan amalan yg dikatakan budaya Melayu tu yg jelas dan nyata adalah asalnya dari adat resam budaya orang2 yg berugama Hindu sejak dari dulu2 lagi (sejak sebelum kedatangan Islam di alam Melayu .... contoh yg paling ketara ialah adat nikah kahwin, bersanding diatas pelamin, hantaran2, dowry dan segala yg terbabit dgn adat resam orang2 Hindu). Namun kita mengakui itu budaya kita.
Itu yang amat menggelikan hati tu!
Patutlah Melayu kita kaya dgn budaya - sebab kebanyakanya kita dok ambik orang punya saja .... itu yg jadi banyak dan bermacam2 sampai dah boleh di kira 'kaya dgn budaya'.

Dan itu memang sikap Melayu kita sejak dari dulu2 hingga ke la... la.... ni ....la.......

Juga Melayu kita bila dah mengamalkan sesuatu amalan yg membawa kpd istilah 'budaya' ..... selalunya dan kerapkalinya terbawa2 (carried away) sampai melampaui batas2 norma (carried away overboard). Maksudnya ...... keterlaluan...... atau yg teramat melampau2 (over atau 'ter'over'). Dan itu juga sifat dan sikap Melayu kita.

Contoh2 yg paling jelas dapat kita nampak ialah:

Budaya bertudung - dulu sebelum keghairahan kaum pompuan bertudung, keadaan hanyalah seperti 'biasa-biasa' sahaja (look back during those days of the 70s or even 80s - not many except those who are/were really religious would put on the tudung). Akan tetapi, bila dah melarat merebak sampai kepada segenap lapisan kaum wanita dah sedar dan mungkin sifat ikut-ikutan sememangnya tertanam dalam masyarakat Melayau kita (especially pulak dari golongan kaum perempuan)...... maka bertambah ramai dan berkembang menyeluruh ke segenap lapisan kaum perempuan (tua muda)..... hinggakan kepada anak2 (bawah umur) dari jenis jantina 'perempuan' pun di ajar 'bertudung' sejak dari kecil2 lagi ..... lebih2 lagi kanak2 perempuan dari sekolah2 agama (tadika Islam dan sebagainya). Wah! di masa itu cukup ramai kaum2 perempuan bertudung (semata2 bertujuan untuk menutup aurat (sebagaimana di tuntut oleh agama Islam).

TAPI - kini ......... lihatlah sendiri, manusia Melayu (kaum pompuan) bertudung lebih kepada bergaya - berfesyen - untuk memperagakan berbagai2 gaya fesyen tudung mereka kepada khalayak untuk diperhatikan (untuk ditontoni). Memang ada yg menutup aurat sepenuhnya .... tapi ada juga yg jenis mengikut fesyen atau style ...... ianya sudah jadi mcm separuh terdedah .... terdedah rambut (berjambul) ... terdedah dibahagian lehernya dan yg tak sepatutnya terdedah ..... masih tidak tertutup 'aurat'nya ..... tapi disebabkan 'bertudung untuk bergaya' - terpaksalah ikut style tersendiri. Ini sering berlaku pada kaum2 artis2 Melayu (yg banyak jenis 'hangat2 tahi ayam' saja) dan dari kalangan kakitangan, pengacara2 tv, yg terang2 bertujuan untuk memperagakan fesyen pakaian dan fesyen bertudung mereka .... yg sering disebut2 sebagai 'busana Muslim - muslimah bagi kaum pompuan' ..... Kan bunyi nya seakan2 bunyi 'islamic' . Juga tidak dapat di nafikan juga puak2 dari kalangan ustazah2 yg beriya2 bersungguh2 memberi ceramah2 agama .... sering memberi nasehat tunjuk ajar kpd pendengar2 dan penonton2 agar senantiasa menutup aurat didepan khalayak.
Yang hairan tu pulak .... ada juga ustazah2 yg jenis 'over' dengan memperagakan pemakaian tudungnya (apa lagi pakaiannya dgn bajunya sama ada berupa 'busana muslim' - muslimah - amatlah mempesonakan mata memandang.) Tak sangka ustazah punya kaliber pun ada juga teringin nak jadi macam artis2 yg sudah semestinya ghairah kpd 'glamour'. Rupa2nya - di kalangan ustazah2 macam ni pun ada juga sifat nak 'menunjuk2' ..... nak 'show-off' untuk tontonan khalayak umum (public). Bukan kah itu 'riak' ? .... 'RIAK' juga tu wahai ustazah oi ..... tak kan kami yg bukan ustaz/ustazah pun nak jelaskan secara terperinci apa erti 'riak' ..... atau maksud 'riak' itu. Nampak sangat ustazah yg jenis spesis yg gila nak 'glamor' mcm artis ...... teringin jugak nak jadi tv selebriti dibahagian dakwah islamiah ..... pun teringin juga? Kadang2 naik geli geleman kita yg menonton telatah dan gelagat ustazah yg jenis spesis mcm ni. Contoh dan teladan semacam ni tak patut di tonjolkan menerusi tv.

Cuba bandingkan muslimah dari negara2 Islam yg betul2 dikategorikan sebagai negara Islam (lebih 90% warga negara yg beragama Islam). Lihatlah cara pemakaian tudung (yg menutup aurat mereka) ..... simple dan biasa aje .... amat sederhana sekali. Bukan untuk di tayang2 - ditunjuk2 - showing-off - untuk mata khalayak umum memandang. Sesetengah tu ianya hanya menggunakan kain tudung samada berwarna hitam atau putih sahaja ...... tidak macam pompuan2 Melayu kita dgn kain tudung bermacam2 warna warni .... berlapis2 .... berjenis2 punya dgn bermanik2 berserbuk2 mengerlip2 (menghelit meghelap - macam puteri dari kayangan lagaknya). Melayu! .... Melayu! ..... itulah Melayu ....... bangsa yg betul2 jenis bangsa yg mengada2. Bangsa yg Riak dan terlalu 'over' punya bangsa.

[Malu kita jika kita compare to other Muslim women of other nations of other Muslim countries of the world]. As if kita yg Melayu ni .... lebih Islam dari Islam yg sebenarnya ......... more Islam than those true genuine muslims .... who really bertudung (for the sake of menutup aurat) ...... i.e . mengikut tuntutan Islam.

Budaya majlis pemberian anugerah - anugerah disana - anugerah di sini ...... bermacam2 jenis bentuk anugerah Melayu2 mengamalkan budaya seperti ini. Jika yg amat ghairah adalah dalam golongan politik dan dikalangan pihak2 berkuasa (termasuklah menteri2 dan seumpamanya)...... tidak kurang pula dikalangan puak2 artis2 yg nampak sangat betapa kemaruknya masing2 akan sesuatu anugerah (baik anugerah atau trofi untuk kategori karya2 seni ataupun anugerah darjah2 kebesaran diraja ..... seperti 'datuk' umpamanya). Sampai jika tak sempat nak bagi kpd artis2 yg telah meninggal dunia pun diteruskan juga beri penghormatan bentuk anugerah seperti 'datuk', 'tansri' atau sebagainya. Tidakkah itu jugak agak JANGGAL sampai begitu sekali??? ..... orang yang dah mati ...... DAH JADI ROH .... DAH ARWAH DAH PUN ....... pun terus diberi penganugerahan seperti yg telah dibuat dan dilakukan. Contoh mcm Allahyarham P. Ramlee ....... (dan Sudirman) ...........dah berpuluh2 tahun dah meninggal dunia (mati) ..... jasadnya dah terkubur .... dah reput hancur jadi tanah ...... 'dari tanah pulang ke tanah'........ pun diberi darjah kebesaran bergelar Tan Sri ..... dan kini bergelar Doktor kehormat pulak ...... Apa? anugerah2 serta pangkat dan darjah2 kebesaran diraja ni boleh dibawa sampai kedalam kuburlah nampaknya dikalangan umat Melayu kita ni? Dah mati dah lama berpuluh2 tahun pun boleh diterima lagi oleh orang yg dah jadi arwah? ...... Inilah budaya yg Melayu2 kita dok amalkan selama ini ..... seolah2 ini juga menepati tuntutan Islam jugak ka? Apa kata ulamak2 kita pulak? Mufti2, ustaz2, ustazah2, guru agama, pendakwah2 penceramah2 agama?...... .... tiada jawapan? Bagi ku inikan amalan atau budaya songsang juga ..... tapi Melayu2 kita masih tetap teruskan juga.

...... Ini nampak seolah2 roh2 simati tu macam masih berada bersama2 dikalangan kita yg masih hidup ni. Inilah Melayu ...... PELIK! PELIK! ...... tetapi ianya berlaku ....... IT HAPPENED.

BUDAYA CIUM TANGAN dikalangan orang2 politik (termasuklah para2 menteri, puak2 yg berkuasa) dan juga dikalangan yg berauthority. NAMUN kita orang semua sudah maklum yg aksi serupa itu ..... bukannya IKHLAS ...... tapi lebih kpd bertujuan ..... niat (nawaitu) untuk membodek ............ ini BUDAYA BODEK namanya bagi kalangan orang2 politik. Biasa lah ..... masing2 ndak hidup .... sudah tentu ambil kesempatan bila peluang berada didepan mata.

Budaya kibar bendera - ini juga masing2 beriya2 menggunakan bendera 'jalur gemilang' sebagai hendak menunjuk yg dirinya itu seorang yg 'patriotik'. Tidak kurang juga ada yg melakukan aksi kibar bendera itu kerana terikut2 dgn kelompok lain (seperti just 'join the crowd') untuk tidak di pandang serong dan dirinya itu terasa terpinggir dari kelompok2 yg ramai menunjukkan sifat 'patriotik' mereka dgn masing2 sakan punya dok mengibar bendera. Namun ada juga yg berupa jenis 'hypocrite' ...... berpura2 nak tunjuk yg dirinya bersifat 'patriotik'. Tidak kurang juga yg berlagak seperti 'mempermain2kan' seperti 'lagak aksi perli memerli' misalnya ada kalangan yg memasang terlampau2 banyak bendera2 kecil (mungkin dapat percuma dari mana2 parti politik) begitu banyak dipacak diatas bumbung kereta ..... diatas boot kereta ..... dan juga di atas bonet kereta ...... nak kata macam kenderaan kepunyaan sarkas pun boleh gak ......... tapi yg kelihatan nampak lebih macam kereta orang gila saja....... craze like mad ......... but 'crazy for nothing'.

Budaya RAYA - Melayu kita memang suka kpd apa yg berunsur2 'raya'.
Yang utamanya ialah 'Hari Raya' .......... iaitu 'Hari Raya Aidilfitri' dan 'Hari Raya Aidiladha'.
Kalau pasai 'raya' iaitu lebih kpd Hari Raya Puasa' ..... cukup punya ghairah bagi puak2 Melayu kalau pasai Raya menyambut kedatangan 1 Syawal (selepas tamatnya sebulan umat Melayu yg Islam berpuasa). Tapi kini sejak beberapa tahun kebelakangan ni ..... masyarakat Melayu seolah2 terpengaruh dgn media2 tv yg menganggap Raya boleh dirayakan dalam sebulan Bulan Syawal ....... sedangkan kita umat Melayu bersusah2payah berpuasa selamah sebulan sebulan Bulan Ramadhan. Itulah masyarakat Melayu punya terlampau2 punya ghairah bila tiba Bulan Syawal yg dianggap meke ..... bulan raya........ tidak mcm dulu lagi .,..... kita sering menyebut 'hari raya' ....... tidak 'bulan raya'. Hari Raya hanya kita sambut pada tibanya 1 Syawal selepas berakhirnya 30 Ramadhan (hari terakhir berpuasa). Tapi, Melayu kita tidak puas jika hanya satu hari sahaja untuk merayakan 'hari raya' 1 Syawal. Tengoklah betapa Melayu kita telah memecahkan tradisi adat mengikut keagamaan - 1 Syawal adalah satu2nya hari untuk menyambut dgn penuh kegembiraan bagi mereka2 yg berpuasa bersama sanak keluarga, rakan dan sahabat handai, dan dalam adat tradisi keagamaan selepas satu hari (1 Syawal) sesiapa yg ingin melakukan puasa sunat yg dipanggil .......Puasa Enam ...... iaitu selama enam hari berpuasa sunat di bulan Syawal. Jadi - tidak timbul sebulan sepanjang Bulan Syawal itu harus di anggap sebagai 'bulan raya'. Tetapi, Melayu2 kalau pasai raya ..... hari2 pun jadi ...... (patutlah Melayu2 kita ni banyak yg macam 'hantu raya').

Ini juga disebabkan suasana hiburan hendak di selitkan dgn mood hari raya bagi rancangan2 tv yg semata2 memuatkan jenis hiburan2 untuk memenuhi slot2 hiburan untuk memeriahkan sebulan punya raya ......(Melayu raya sakan) ....... jadi mereka pakat2 declare sendiri2 tentang menyambut raya sampai sebulan bulan Syawal. Raya punya pasai ..... takkan boleh berdosa juga kot? Puasa sebulan apa? Ini juga berkaitan dgn puak2 ahli politik kerana keghairahan untuk memilih satu hari dlm bulan Syawal bagi mereka mengadakan 'rumah terbuka' ala jamuan 'hari raya' ..... walaupun bukan dibuat dirumah pun .... tapi dipilihnya mana2 dewan atau balai atau pejabat ..... maka dinamakan 'rumah terbuka' ....... Tidak kah itu menyimpang jauh dan lari dari maksudnya 'rumah terbuka' tu ...... tapi apa yg kita orang tahu ........ itu hanyalah 'gimmick politik' mereka semata2 .......... pun jenis gimmick ikut-ikutan juga among those politicians.
Open-house atau rumah terbuka sudah tentu ianya bermaksud akan rumah orang yg mengadakan majlis jamuan hari raya itu. Melayu kita memang kadang2 nampak macam jenis tak tentu arah punya bangsa ....... tak tentu hala ..... bikin celaru apa saja konsep yg mereka pegang. Budaya 'rumah terbuka' hanyalah lebih kpd budaya ikut-ikutan orang2 politik sahaja.

Melayu kuat meniru dari yg lain .... termasuklah 'budaya ang-pau packet' ..... menggunakan sampul wang (Melayu dah Islam terpaksalah menggunakan warna hijau) untuk diberi hadiah semasa berhari raya seperti juga puak2 orang2 Tionghua merayakan 'Tahun Baru Cina' mereka.

Itulah Melayu kaya dgn budaya ..... salah satunya ..... inilah juga dianya ..... dudaya meniru ..... atau budaya meniru2.
Kalau nak senaraikan budaya meniru2 ni memang banyak.

Budaya berbuka puasa di hotel2 (5 bintang - 6 bintang ) - hotel2 mewah pun jadi satu macam punya keghairahan di bulan puasa (sepanjang bulan Ramadhan). Itu pun satu bentuk berpesta ria dgn makanan sempena berbuka puasa. Itu juga satu jenis yg membawa suasana kemeriahan (seperti macam raya juga)..... Itulah Melayu - hinggakan di bulan puasa pun masih gemar untuk berbuka secara berseronok suka (nak mcm raya jugak tu). Melayu........ memanjang kira nak raya saja (walaupun di bulan puasa - cuma waktu malamnya sahaja - di hotel2 dimana terdapat berbagai macam jenis hiburan dan santai.

Budaya Bubur Lambuk - Dalam sepanjang bulan puasa juga .... ini pula biasanya berlaku di masjid2 .... iaitu pemberian 'bubur lambuk' untuk orang2 biasa. Ini juga melibatkan semua umat Melayu kita juga.

Budaya Letak Harga Hantaran Belanja Kahwin - semuanya adalah kerana wang semata2.

Budaya Mata Duitan - Itu yg sangat2 diamalkan oleh Melayu2 yg riak lagi mengada2 - budaya 'mata duitan' membawa kpd sikap tamak haloba - dgn meletakkan harga belanja hantaran dgn begitu tinggi melambung2 hinggakan mencecah puluhan ribu ringgit malah sampai ratusan ribu ringgit (harga - price-tag anak dara mereka)......... disamping juga memandangkan kpd pangkat, darjat, harta kekayaan dan kemewahan dipihak yg melamar.

Budaya adat istiadat majlis perkahwinan (secara meriah mewah dan besar-besaran) - mengalahkan raja2.

Budaya Berarak sesuatu (sesuatu benda (misalnya piala atau trofi) ataupun orang (umpama seorang wira yg telah memenangi sesuatu - achievement) - dgn penuh ghairahnya berarak berusung-usung kemerata2 tempat dan pelusuk seperti yg pernah berlaku suatu ketika dulu ......... dimana Piala Thomas yg Malaysia telah menangi (menjuarai) ...... diusungnya untuk ditunjuk2 - ditayang2 kpd umum perihal kehebatan pasukan team Malaysia yg berjaya merebut Piala Thomas pada tahun itu.

Itu pun satu budaya juga .......... iaitu Budaya Menunjuk2. Memang sinonim bagi bangsa Melayu kita.

Budaya Menggembar-gembur ...... yang sama juga dgn cara penipuan ..... menerangkan sesuatu yg tidak tepat ......menggembar-gembur samalah seperti membesar2kan benda yg kecil2 ...... membesar2kan benda2 yg remeh2 ...... dan itu semua adalah mengarut ..... auta....... temberang namanya. Begitu juga dgn cara dan keghairahan pihak2 media tv atau cetak (wartawan2 hiburan dan pengacara2 tv dan wartawan tv) .... menaikkan nama2 artis2 yg tidak sehebat mana pun seperti menyanjungi artis2 (walaupun dari kaki gian dadah (taik ganja atau taik dadah) jika diambil kira performance mereka tak sampai kemana pun. Ini sekadar untuk memenuhi slot rancangan hiburan tv mereka sahaja dan melengkapi halaman di ruang2 majalah2 hiburan atau akhbar2 hiburan mereka sahaja. Semuanya pembohongan belaka.
Budaya Menggembar-gembur sama juga seperti Budaya Menipu.

Semua itu berkait rapat dgn Budaya Melayu2 suka Berpesta Berhibur:
Melayu2 berseronok suka bergumbira ria dgn puak2 gian taik2 dadah belaka.
Melayu2 - sebilangan besarnya suka berseronok berhibur dari mereka2 dari kalangan penageh dadah (taik ganja & syabu dll) ..... dan mereka2 ini bila dah 'mabuk' dgn 'dengungan' tarikan atau sedutan ganja, dadah mereka memang naik rangsangan untuk melakukan aksi hiburan mereka dgn melalak, memekik, melolong mcm anjing gila ..... pun amat digemari olleh puak2 Melayu kita dan di sokong pula oleh media2 tv dalam program2 hiburan mereka. TV juga memainkan peranan yg tidak elok jika puak2 artis2 yg kaki gian najis dadah (ganja & syabu) turut di beri ruang dalam slot2 hiburan mereka. Contoh teladan artis2 yg busuk2 seperti yg terbabit dgn najis dadah juga akan mempengaruhi anak2 remaja dan kanak2 yg sedang membesar. Itu harus di hentikan sama sekali demi masa depan anak2 generasi baru kita. Itu pun pehak yv terus juga seolah2 menyanjungi puak2 artis2 yg kaki gian dadah ni dgn menjemput mereka ke ruangan program bual bicara seperti MHI, WHI, SPM, etc dan menjemput mereka2 yg masih tegar gian dadah ni sebagai 'guest artis' dlm program hiburan mereka. Itu juga pihak tv tetap akan meneruskan usaha untuk mempertingkatkan imej artis2 yg tegar gian dadah (taik ganja & syabu) dal lain2. Ini seolah2 pihak tv bergantung hidup mereka dgn puak2 artis2 gian dadah ni ......... tanpa artis2 gian dadah ni .... mungkin stesen2 tv akan 'close-shop' kot? No wonder, tv masih tidak lupa untuk menonjolkan muka2 artis2 gian dadah di skrin tv mereka. Dan desas-desus dari sumber dalaman - juga katanya kakitangan2 stesen2 tv juga (dari bawah sampai ke atas sampai ke bos-bos pun ada terbabit dgn najis dadah juga)...... Patutlah pun! Birds of a feather ..... rupanya!
No wonder!


BUDAYA yang paling WAJIB & COMPULSORY untuk bangsa Melayu ialah BUDAYA RASUAH:
Ini sudah tidak dapat disangkal lagi - bila ramai puak2 yg pegang kuasa ...... menjadi kaya dgn sekelip mata dan menjadi lebih kaya dari kalangan raja2 pun ada (memandangkan rumah2 besar agam yg mereka2 miliki) dan berpuluh2 buah kereta 2 mewah dan cara dan gaya hidup ug terlampau2 punya mewah seperti boleh memiliki 'private jet' ; 'yacht'; 'helicopter' dgn suku sakat anak beranak hidup dalam keadaan yg begitu kaya raya, mewah dari kedudukan mereka yg sebenarnya. Duit mereka sendiri cetak kot?

BUDAYA BUANG BAYI - Inilah budaya yg paling terkini.

TRUE - LIFE IS NOT WORTH LIVING

EXACTLY ........ VERY VERY TRUE - LIFE IS NOT WORTH LIVING
IN FACT ....... IT'S BETTER TO DIE [FOR THOSE BAYIs]

AS FOR WHAT'S BEEN HAPPENED ALL THESE WHILE INTHIS SUPPOSE-TO-BE MUSLIM-MAJORITY COUNTRY MALAYSIA IS...... regarding rampant 'baby dumping' or 'buang bayi' yg semakin menjadi2.
IT'S THE CURSE FROM GOD THE ALMIGHTY! ....... NOT ON THOSE VICTIMS ..... NOT ON THOSE DEAD BABIES OR 'BAYIs' ........ BUT IT'S THE CURSE DIRECTLY ON THE MALAYS THEMSELVES i.e. THE MALAY COMMUNITY ON THE WHOLE. (Of couse the Malays (who ada makan cili) won't admit it .... they'll just say no! no! no!).

BUT DON'T WE SEE THAT IT'S THE MALAYS TO BE BLAMED? ....... not the sinful parents of the poor 'bayis' (the victimised babies i.e. the immediate victims).

IT'S THE MALAY COMMUNITY THEMSELVES WHO PRACTISED SUCH A SYSTEM ...... SO-CALLED 'THEIR WAY OF LIFE' ..... SUCH A 'LUXURIOUS LIFE' ....... TOWARDS BECOMING A MORE ADVANCED & 'TRENDY' SOCIETY ..... FOR THE WORLD TO SEE.

AND NOW THE WORLD SEE.
THE WHOLE WIDE WORLD SEE THE RESULTS OF THE AFTER EFFECTS OF THEIR ACTIONS AND THEIR DOINGS ..... AS WHAT SHOULD BE CALLED THEIR MISDEEDS..

What other people commented

Khun Pana aka johanssm said...

1 - Lepak culture
lazy people , it breeds idle minds.But they think they are "kool"

2 - Compulsory Islamic studies
Teenagers are rebellious and will do anything to break it.
Too young to learn such deep understanding. If they failed science, they can understand religion ? which is actually a subject without logic.

3 - Malays students tends to gang up together for some reasons
This is their trend and it leads to ganja , glue sniffing , group stealing from supermarkets

4 - Motorbike syndrome
They just loves riding motorbikes

5 - Bad parenting skills.
When a family is large , theres no control.

6 - Boring school with equally boring subjects
This is self explanatory

7 - Bad examples from local television programs.

8 - Devoid of reproduction (sex)education

9 - Bad knowledge of other languages
learning up more languages will improves one ability to cope
As the Malay language have limited good quality reading materials plus it is confusing.

Those are classic examples of whats going wrong with Malay boys and girls. Its not about what they saw from the internet .
The greatest problem is from their mobile phones with porno MMS which they recorded and distributes among themselves

August 24, 2010 2:20 AM

Sunday, August 22, 2010

MELAYU MEMANG KAYA DGN BUDAYA - TAMBAH SATU LAGI YG TERKINI BUDAYA BUANG BAYI YG KIAN MENJADI2

Ekoran dari insiden2 kes2 buang bayi ..... yg kian menjadi2

Sedih sungguh melihat gambar2 bayi2 yg mati di buang begitu sahaja ...... sedih sekali

Apakah itu yg Melayu2 kita mahu? dan biarkan ..... terus biarkan episode itu berlalu? ....let it be ...... let it be? Now, because of that .... I begin to hate my fellow Malays. They're inhuman .... they are not human either.

NAH SEKARANG AMBIK!!!

it's 'the price of greed' indeed. After all ........ it's all started from 'greed' of the highest degree.

SEMUA MELAYU2 - KESEMUA GOLONGAN MASYARAKAT MELAYU - viz YG KORPORAT (KEPARAT) .... MELAYU2 ELIT .... MELAYU2 URBAN YG LEBIH HAPRAK LAGI ..... MELAYU2 YG HIDUP MEWAH DAN YG HIDUP PENUH DGN BERPURA2 ...... JUGA BAGI MEREKA2 YG PUNYA PRINSIP "BIAR PAPA ASAL BERGAYA".

Melayu2 kita berbangga2 sangat dgn budaya dgn amat ghairah mengheboh2kan yg kita Melayu amat kaya dengan budaya - (tapi yg jelas kita dok kerja ambik bangsa lain punya sahaja).

TAPI ....... kini tercetus budaya baru ......... iaitu Budaya Buang Bayi. Ini sudah pasti memang hak mutlak kita Melayu punya (tidak mengambil mana2 punya budaya orang lain).

Budaya Buang Bayi ini boleh meletakkan satu Malaysia di PERSADA DUNIA -

Apa lagi? ...... So! ..... Melayu sudah boleh lah MENDABIK DADA - kerana SATU DUNIA dah tahu, aware akan Melayu dgn budaya nya terkini (iaitu budaya buang bayi).

Negara satu Malaysia kini menjadi fokus di MATA DUNIA.

Boleh masuk catatan rekod Guinness Book of World Records.

Sebaliknya ...... kenapa di Malaysia Book of Records - diam aje? Tak di hebahkan pun?

Melayu dengan pegangan prinsip ......."Biar mati anak ............ jangan mati adat".

Dan itu yg sedang dok jadi ..... dok berlaku ......... la....la......ni........ tu.

- Habis bayi2 mati terkorban akibat dibuang & di tinggalkan.

- mati terbiar begitu sahaja ........... biar mati bayi2 ...........

- dan itukah prinsip pegangan orang2 Melayu kita 'biar mati anak'? sehingga kini........ asalkan jangan mati adat ........ adat majlis kahwin masyarakat Melayu nan trendy.

ITULAH Melayu2 kita ......... memang Melayu2 bangang - bengap - bongok - goblok - bangsat - bodoh - bahlol yg merangkumi keseluruhan masyarakat Melayu yang terlibat (secara direct - langsung atau tidak langsung).

Depa tak pikiaq yg depa tu yg punya angkara sebab musabab tercetusnya gejala sosial yg menyedihkan iaitu gejala 'buang bayi' - dari akibat gejala maksiat (perlakuan berzina - kawin secara curi2- sembunyi2- sorok2). Itulah ..... they never think of the umat Melayu sejagat ..... they only think for themselves (see how selfish this kelompok2 Melayu yg terbabit).

Tidakkah ..... gejala 'buang bayi' tu sama juga seperti menghapuskan zuriat2 Melayu - dimana baka2 Melayu tidak akan 'grow' ...... tidak akan berkembang lagi ...... sebaliknya, baka2 yg sepatutnya akan mewarisi generasi baru kita itu akan hilang lenyap terus begitu sahaja...... akan hilang lenyap jika kes2 'buang bayi' berterusan berlaku dan terus menjadi2 - semakin menjadi2.

- Depa tak pikiaq (they never thought) - yang akhirnya ....... umat Melayu akan luput, akan pupus di bumi sendiri (yg dikenali dulunya sebagai Tanah Melayu).

- Betoi2 ....... Melayu TOLOL - kerana masih mempertahankan adat & budaya (orang lain punya actually) ..... padahal adat dan budaya songsang - padahal bercanggah dgn ajaran Islam ...... tetapi begitu kuat terpengaruh ....... hingga ramai jadi terikut2 ...... dan itu yg dikatakan ........ mengikut 'trend' ........ 'trendy' lah kononnya.

Itu juga yang berlaku .... dan akan berlaku ..... dan akan terus berlaku ...... biar mati bayi2 (bersabit dari kes2 'buang bayi') ...... namun adat kahwin nan 'trendy' (walaupun contradictory to Islamic teachings) ........ namun tetap dipertahankan....... dan tidak akan mati.

======================================================

ITUKAH BARAKAH DARI ALLAH ATAU MALAPETAKA?





Oleh Pak Ngah

ITU ADALAH MALAPETAKA DARI ALLAH

ANGKARA GEJALA SOSIAL DALAM MASYARAKAT MELAYU KINI YG SEMAKIN MENJADI2 - IAITU ....... BUDAYA BUANG BAYI

DAN ITULAH MALAPETAKA DARI ALLAH SWT

DI TIMPA KEATAS BANGSA ITU SENDIRI ........ iaitu BANGSA MELAYU ...... dan BANGSA MELAYU kini SEDANG MENUJU KEHANCURAN DI BUMI SENDIRI YG DIANGGAP OLEH GOLONGAN PEMIMPIN POLITIK SEBAGAI SYURGA KONON ....... SEBABNYA KERANA TIADA PERNAH BERLAKU BENCANA ALAM YG SERIUS SEPERTI NEGARA2 LAIN ....... TAPI KINI NEGARA TIDAK MENGHADAPI BENCANA ALAM ...... TETAPI BANGSA MELAYU YG MENGHADAPI BENCANA KEHANCURAN MANUSIA MELAYU ITU SENDIRI.

SAMA MACAM UMAT ISLAM DI ZAMAN JAHILIAH........

JADI SEKARANG NI ...... KITA KEMBALI SEMULA KE ERA ZAMAN JAHILIAH .......

BENCANA ALAM (jika berterusan dan terus berterusan) menandakan DUNIA akan KIAMAT.

KIAMAT - yang akan membawa kepada DUNIA menjadi MUSNAH secara total. .... dimana DUNIA sudah tidak akan wujud lagi.

TAPI apa yang berlaku di negara kita, Malaysia (yg di ibaratkan seperti 'syurga') adalah

BENCANA MANUSIA - BENCANA MANUSIA MELAYU (akibat gejala sosial - maksiat & buang bayi (tindakan menghapuskan zuriat) - sememangnya adalah tanda2 bangsa Melayu akan PUPUS dari bumi sendiri (Malaysia yg dulunya adalah Tanah Melayu).

BANGSA MELAYU TIDAK AKAN WUJUD LAGI DI SUATU MASA NANTI.

YES! IT'S SIGN OF A DYING NATION - no doubt about that.

Kalau macam ni punya keadaan yang semakin menjadi2 - nampaknya masyarakat Melayu secara keseluruhan adalah dalam keadaan uzur ...... teruk dan amat paling teruk sekali. Tenat ...... Cukup tenat.

Apa tidaknya? Lihatlah berita2 kes 'buang bayi' seperti yg di laporkan.

HABISLAH MELAYU!!! LINGKUPLAH MELAYU!!!!

MASYARAKAT MELAYU KINI BOLEH DI ANGGAP SEBAGAI :

MASYARAKAT YG PINCANG

MASYARAKAT YG CACAT

MASYARAKAT SONGSANG

MASYARAKAT YG SESAT

MASYARAKAT YG SEMAKIN TENAT

LEBIH AFDAL JIKA BANGSA MELAYU KINI DIKENALI DAN DI PANGGIL


DGN NAMA MASYARAKAT YG SEMAKIN PUPUS .... BANGSA YG AKAN TERUS PUPUS .... AKAN HILANG LENYAP DI BUMI SENDIRI ...... DALAM SEDIKIT MASA LAGI ....... LAMBAT LAUN ...........LAMA KELAMAAN.

THOSE BAYI2 YG DIBUANG JIKA SEKIRANYA SURVIVE & HIDUP - ALANGKAH MALANGNYA BAGI MEREKA. CUBA BAYANGKAN JIKA MEREKA TERUS HIDUP DINEGARA MALAYSIA NI .......LEBIH BAIK MEREKA TIDAK HIDUP DI MALAYSIA NI ..... KERANA MEMANG TIDAK BERBALOI ....... MEMANG BENAR SEPERTI SESETENGAH BERKATA ...... LIFE IS NOT WORTH LIVING IN MALAYSIA.

PADA HAKIKATNYA ....... MASYARAKAT MELAYU IS FACING DISASTER NOW - MELAYU SEDANG MENGHADAPI KEHANCURAN. DAN AKAN PUPUS KELAK NANTI.

SALAH SATU SEBAB MUSABABNYA ADALAH KERANA

BANGSA MELAYU KITA TERLALU ANGKUH SOMBONG BONGKAK TAKBUR DAN SEBAGAINYA. SELAIN SERING MEMBUAT ANGGAPAN YG NEGARA DIBAWAH PIMPINAN MEREKA INI IBARAT SYURGA KONON. MAKLUMLAH BAGI MEREKA2 YG MENGECAPI HARTA KEKAYAAN, KEMEWAHAN, KUASA, PANGKAT, DARJAT SERTA DARJAH KEBESARAN SEMUA TU SUDAH SEMESTINYA MENGANGGAP NEGARA INI BAGAIKAN SYURGA. SEGALA HASIL KEKAYAAN & KEMEWAHAN YG MEMBERI MEREKA DGN SEKELIP MATA (OVERNIGHT) DARI SUMBER2 HARAM (RASUAH, PENYELEWENGAN MELALUI PROJEK2 MEGA DAN SEPERTINYA) - ITULAH YG TIDAK MENDATANGKAN 'BARAKAH' atau BERKAT (KEBERKATAN) KEATAS NEGARA DAN BANGSA SENDIRI. BUKANKAH TUHAN SENTIASA MENGUTUK AKAN PERKARA2 DURJANA SEPERTI ITU?

DAN SEKARANG BARU SEMUA NYA IAITU MASYARAKAT MELAYU SELURUHNYA MENERIMA PADAH INI ........ DAN AKAN TERUS MERASA PADAHNYA AKIBAT ANGKARA MASYARAKAT MELAYU ITU SENDIRI. ITU KAH JUGA SEBAGAI YG DI KATAKAN 'BARAKAH'? atau KEBERKATAN? .......... MUNGKIN PADA MEREKA2 YG SENTIASA HIDUP DGN SEGALA KEMEWAHAN (HASIL DARI SUMBER2 KOTOR DAN SUMBER2 HARAM) MASIH TETAP MENGANGGAP ITU SATU 'BARAKAH' BAGI MEREKA.

BALASAN DARI KUTUKAN TUHAN DGN BALA BENCANA MALA PETAKA TETAP AKAN MENIMPA DAN DIRASAI SEMUA YG TERLIBAT NANTI. SEKARANG PUN DAH DI TUNJUKNYA PUN.

NAMUN MELAYU2 MASEH JUGA TIDAK SEDAR2. BIARKAN BIARKAN .... BIARKAN MELAYU TENGELAM DGN SIKAP 'GREED' TAMAK HALOBANYA.

DIKALA ITULAH MELAYU SUDAH PUPUS HILANG LENYAP DIDUNIA SENDIRI.

BARU PADAN DGN MUKA SEMUA

LANGSAT

LANGSAT



LAngsat nie masih hijau lg belum boleh dipetik. Kalau nak tahu buah langsat, dokong dan duku ade pantangnya juga iaitu jangan sesekali petik buahnya ketika buahnya belum masak kesemuanya nanti buahnya akan merajuk dan akan buah akan terlelai, pecah serta busuk dan masa itu banyak sangat lalat buah datang terutamanya buah dokong lebih sensitif. 2 tahun lepas pernah terjadi pada pokok yg sy postkan sebelum ini. Lagi satu petua nak buah lebat ialah dengan menyusun batang pisang yg telah dikerat 2 @ 3 disekitar akarnya orang tua2 kata bagi sejuk akarnya kalau ikutkan kajian upm batang pisang yang reput kaya dengan phosphorus dan potassium. Cakap orang2 tua bukan saja berkat dari segi katanya malah lebih advance

Saturday, August 21, 2010

JARI2 MAIN PERANAN UTAMA - untuk puisi 'KU CARI DAMAI ABADI'

From:

Mula2 dia mencari2 seperti apa yg di baca dari puisi 'Ku Cari Damai Abadi' ..... (atau lebih kpd 'ku cari dema punya body') yg kemudiannya di terjemahkan secara lebih terang, jelas lagi nyata ......kpd .....' ku rapati jari2ku ke bahu yg empunya body' ...... lihatlah gambar foto ..... siapakah yg empunya body'......... rupa2nya apa yg dicari2 ..... yg dapat di raba2nya adalah 'body'......... 'body' yg dimiliki seorang selebriti (world class lagi ..... bukan jenis kampungan, glokal atau low-class seakan2 selebriti sundal punya kategori - yg berlambak2 dlm kita punya industri seni).

Pemimpin mcm ni boleh percaya ka? ..... boleh di percayai ka? ..... can be trusted ka?

Directly, in broad daylight pun dia boleh buat/lakukan aksi 'lucah' ( apa? kalau anak menantu dia buat macam tu ...... apa dia tak akan melarang? atau macam mana? Contoh dia yg mulakannya dulu ..... itu yg ramai pengikut yg suka jadi pakturut dalam segenap hal.

Itu terang2 in broad daylight ..... dia tak kesah punya ..... dia terus kerjakan apa yg dapat di snap secara candid shot tu ........ apa pula lagi dalam gelap? - dalam keadaan tertutup? behind close doors?

Sakan - sakan sungguh imam al hadhari tu.

Tapi, jikalau dia terus ke lebih mendalam lagi .......... dia tentu sedia melakukan aksi carigali dan terus boleh meraba2 menjelajah jauh hingga ke lubang puki. Mungkin di situ, dia dapat berjumpa dgn apa yg dicari2nya ..... Al Ghazali dan Al Shafie ........ di celah2 lubang puki yg dia berjaya dicari2 dan di gali2nya.

dari,

Pukimain

To:Adnanlebaiahmad@yahoo.com
Cc:adnanshamsudin@yahoo.com; adios01222@yahoo.com; adirakamarudin@yahoo.co.uk; adzhar_62@yahoo.com.my; adzhar@umk.edu.my; jimbaok@rock.com; ae_jb1_sl@eon.com.my; aeromugift@yahoo.com; affa_rudy@yahoo.com; affiel86@gmail.com; afiz081@yahoo.com; afj2u@googlegroups.com; aforeigneratkl@yahoo.com... more


Imam Islam Hadhari maseh mencari2 .... itu Al Ghazali?.... Al Shafie? ..... maseh tak jumpa2? .,......itu sebab kena menggunakan jari2 meraba2 disana sini .....

Kalau Islam hakiki ( iaitu Islam sebenar agama Allah yg dibawa oleh Nabi Muhammad s.a.w) sinonim dgn ungkapan - "Islam is a way of life". In fact ...... Everybody is aware of it...... the whole wide world for that matter.

Tapi konsep Islam Hadhari yg di bawa oleh Pak Lah al badawi ..... nampaknya sinonim dgn ungkapan - "Islam Hadhari is totally new way of life" - itu sebabnya berbagai2 bentuk pembaharuan berlaku dan terjadi pada golongan2 yg terpengaruh dgn konsep Islam Hadhari ini.


Apa tidaknya? - pemimpin tertinggi serta kuncu2nya (rakan kabinet yg lain) dan juga ulamak2 yg turut menjadi antara pemimpin2 agama pun turut bersekongkol dgn pemimpin tertinggi dan lain2 pemimpim2 yg terpesong (menyerong .... hingga tergelincir) ..... malah hidup dgn hasil sumber gaji2 elaun dan lain2 pendapatan (bulanan juga tahunan) yg datang dari sumber2 dana2 kerajaan seperti hasil2 yg di kutip melalui cukai2 judi, arak, kegiatan2 rumah2 maksiat yg di kutip cukainya dsbnya serta hasil2 dari rasuah, riba, penyelewengan, penipuan, penyalahgunaan kuasa). Mengapa jadi begitu? Kepada golongan para ulamak (mufti2, imam2, ustaz2/ustazah2, pendakwah2 dan lain2 yg sewaktu dgnya.... termasuk juga ustaz2/ustazah2 yg ghairah dok berceramah ria di tv). Mengapa harus jadi mcm lembu di cucuk hidung? .... bila kesemuanya (termasuk para ulamak dan puak2 yg berpegang teguh pada ajaran Islam dlm segenap sektor) sudah sememangnya tahu dan sedar (aware) akan kemungkaran2 yg begitu ketara tu? Semua orang tahu ..... every Tom, Dick and Harry knows about this .... all about it.

Itu yg tidak membawa 'barakah' tu ...barakah kah tu ustaz? ustzah? pak mufti? imam? tok ?kadi? dan juga lain2 pendakwah (bebas ke tak bebas ke .... lantaklah kan?)... serta juga jenis yg sembahyang tak tinggal (sampai ada kesan sujud di dahi2 mereka (itulah tandanya 'aku sembahyang sakan' - tengok ajelah sampai lekat bekas di dahi) ........ dan sebab itu dikatanya 'berkat' ....... hanya sekadar untuk penyedap hati masing2 (but only God know)...... berkat taik minyak!!!! Patut pun macam2 gejala2 sosial (gejala2 maksiat seperti berzina, persetubuhan secara mudah, hingga melahirkan 'ribu2 'anak haram' ..... hingga kini terjadi kes2 'buang bayi' di sana sini yg boleh dikatakan kesemuanya terlibat puak2 dari kalangan keturunan Melayu belaka - Islam kah ugama mereka tu? atau penganut Islam Hadhari - ciptaan Pak Lah al badawi - 'pencari damai abadi'. Habis lingkup anak bangsa Melayu. Bayangkanlah 257,000 anak luar-nikah - maknanya ratusan ribu pasangan terlibat (kalau Melayu sudah tentu lah Islam agamanya .... konsep Islam Hadhari lah kalau begitu cara dan gaya hidup mereka2 tu. It's 'totally new way of life' lah.

Dan merekapun (anak remaja) agaknya tidak faham siapakah itu As-Shafie dan Al-Ghazali, yang dipuja dan dipuji, yang dicari-cari Pak Lah dalam puisi. Dikhuatiri juga ulama-ulama dan mufti-mufti keliling kelalang Pak Lah juga tumpang keliru, benarkah Pak Lah sedang mencari al-Ghazali dan As-Shafie?

QUOTE(samoladen @ Mar 21 2005, 03:50 PM)

KU CARI DAMAI ABADI

Aku cari bukan harta bertimbun-timbun,

Untuk hidup kaya,

Aku cari bukan wang berjuta-juta,

Untuk hidup bergaya,

Aku cari bukan kawan-kawan,

Untuk hidup sekadar berfoya-foya,

Aku cari mana dia Al-Ghazali,

Aku cari mana dia Al-Shafie,

Kita bongkar rahsia kitab suci,

Cari pedoman,

Kita bongkar rahsia sunah Nabi,

Cari panduan,

Aku hidup kerana Dia Rabbi,

Dialah teman,

Dialah wali,

Dia mencukupi,

Aku hidup bererti,

Menikmati damai abadi.


- Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi

Tengoklah puisi luahan rasa hati orang politik. How to trust this type of politician? huh!

(bukan kah ini juga rangkap ter'miss'..atau .. 'terlepas pandang' - ungkapan cukup popular dari mulut Datuk Fadilah Kamsah .. rangkap ni amat sesuai dgn perlakuan si imam terpesong tu. "ku cari bahu selebriti..... bukan apa .... hanya untuk diraba2 sekadar hanya nak bermain2 dgn jari2......."

sembang boleh laaaaaa...
mana taknya...cari Al Ghazali kat konsert force of nature...kat anugerah seri angkasa...kat sure heboh....
bini lak sebok promote kebaya splendour nampak sepender(dengan izin)hehehehe.....


Orang berpuisi dia pun teringin nak tunjukkan kehebatannya mendeklamasikan sajak la .... puisi la ..... entah2 kalau direquest untuk menyanyi ..... entah2 macam mana ..... lagu mana pulak bunyinya ..... suara pun macam suara itik nila saja ..... buleh terbahak2 (ketawa sakan) nanti semua orang yg menonton dan mendengarnya.

Masa dia dok baca puisi 'mencari2' yg berjodol "KU CARI DAMAI ABADI" bolehlaaaaaa ...... dia baru naik atau dilantik jadi PM ........ mula la ramai pembodek2nya dok tunggu peluang untuk memuji2 pemimpin walaupun suaranya mcm suara itik nila.


*********************************************************************************


Ya! inilah kesannya bila menyentuh tentang 'mencari2' ..... namun yg jelas adalah ..... meraba2 dgn jari jemari. itulah hadharinya dia dgn konsep kehadharian islamnya. Sentuhan kulit sama ada sesama lelaki dgn perempuan adalah bernawaitu untuk merapat hubungan silaturrahim, mengeratkan hubungansesama insan - apa pula lagi jika dibuat secara sulit (itulah modal insan katanya). Sebab itulah sekarang cukup ramai yg terlibat dgn hubungan sulit dan kini semakin biak dan semakin menjadi2 gejala2 maksiat yg mengakibatkan cetusan hasil kelahiran anak2 luar nikah (anak haram) yg jelas kita semua maklum melalui paparan2 laporan2 berita dari media2 arus perdana. Itulah hasil dari contoh 'kepimpinan melalui teladan' yg telah terbukti (rekod tercatat - entahlah .... tak masuk kedalam catatan dalam Malaysia Book of Record ka? (kalau dah 257,000 kes anak2 kelahiran tanpa bapa (tanpa tercatat nama2 bapa dlm sijil2 kelahiran anak2 yg di luluskan pulak tu .... bukankah itu berkait rapat dgn cara dan gaya si pemimpin yg mempopularkan Islam Hadhari nya itu?



Maknanya the ultimate goalnya ialah kesempurnaan akhlak. Apa guna hidup ini kalau kita sembahyang tetapi buat maksiat? Kita sembahyang tapi rasuah? Kita sembahyang tapi raba bahu Michelle Yeoh? Kita sembahyang tapi kita bohong? Maknanya kita tidak berakhlak....

Itulah pemimpin yg Melayu kita semua amat sanjungi ..... kalau sakan lagi tahap sanjung puji puja memuja nanti terus diangkat sebagai nabi pulak nanti ...... nabi era globalisasi ..... bukan . bukan ..... silap tu .... nabi gobloklisasi ..... hehehehe ...... itu yg seelok2nya ...... yg semolek2nye ..... yg sepatutnya .......Cukup sesuai ...... cukup afdal.

Soalnya mengapa Pak Lah tidak mendidik isterinya dulu, Endon dan anaknya Nori agar menutup aurat? Ini bermakna “cucu ulama” tidak pernah menjadi tiket untuk Pak Lah menghayati Islam sebenar, jika soal menutup aurat dipandang remeh kerana kononnya ada perkara yang lebih besar dari isu titik-bengik itu.

Ilmu yang Pak Lah tuntut sewaktu di Universiti Malaya dalam jurusan Pengajian Islam dan pendidikan Islam yang diterima dari keluargannya di Kepala Batas juga tidak banyak membantu untuk beliau menyedarkan isterinya dulu dan anaknya Nori untuk menutup aurat atau memakai tudung.

Ini adalah satu lagi mercu tanda Islam Hadhari yang bakal didirikan Sabtu ini. Jika tudung dicampakkan ke tepi, bagaimana nasib anak-anak muda (remaja) kita yang seluar ketat, sendat, nampak pusat mampu kembali menghayati Islam hakiki. Sudah tentulah Islam yang mereka nampak ialah Islam yang sedang dicipta Pak Lah, Islam Hadhari!

Dan merekapun (anak remaja) agaknya tidak faham siapakah itu As-Shafie dan Al-Ghazali, yang dipuja dan dipuji, yang dicari-cari Pak Lah dalam puisi. Dikhuatiri juga ulama-ulama dan mufti-mufti keliling kelalang Pak Lah juga tumpang keliru, benarkah Pak Lah sedang mencari al-Ghazali dan As-Shafie?


INI SEMUA ADALAH AKIBAT ANGKARA MELAYU KITA DI SEMUA PERINGKAT TERMASUKLAH PEMIMPIN TERTINGGI DAN PEMIMPIN2 LAIN JUGA PEMIMPIN2 AGAMA YG TURUT BERSEKONGKOL YG TETAP DAN MASIH BERGANTUNG HIDUP DGN HASIL KUTIPAN DARI AMALAN2 KEMUNGKARAN SEPERTI CUKAI2 DARI HASIL2 ARAK, JUDI, RIBA, CUKAI RUMAH2 MAKSIAT, RASUAH, PENYELEWENGAN, PENIPUAN, PENYALAHGUNAAN KUASA DAN BERBAGAI2 LAGI KEMUNGKARAN YG BERLAKU . ITULAH TEMPIASNYA - KESAN AKIBAT SAMA ADA APA YANG KITA TERIMA PADAHNYA KINI SATU BARAKAH???? ATAU MURKA DARI ALLAH YANG SEBENARNYA.

obladi oblada

Tuesday, March 30, 2010

Laaaa ...... INI PUN SATU LAGI IKON JUGAK .......

Ni dia lagi respon pada Joe punya emel tu:

INI PUN SATU LAGI IKON

Ada orang (nak jadikan cerita - pengantin pompuan tu artis pulak) kahwin di Mekah.
Diadakan majlis akad nikah (ijab kabul) di Mekah depan Ka'abah (MasjidilHaram)..... kononnya lebih afdal dan lebih memberi keberkatan drp mengadakan upacara akad nikah di masjid dalam negara sendiri. Semoga berkekalan lah sampai kehujung nyawa.

Ingat kan si artis (pengantin pompuan) semasa berada didepan Ka'abah dalam majlis upacara akad nikahnya dengan bertutup aurat secara sempurnanya .... akan terus mengaplikasikan pemakaian secara busana muslim yang afdal dengan menutup aurat (bertudung) secara berterusan? Rupa2nya tidak. Hanya semasa di Mekah sahaja. Balik kampung londeh habis. Balik asal. Wal hasil balik asal.

Ingat ka dah nak berubah (mcm kakak dia tu)? Kakak dia tu tak dakwah skit sama si adik tu ka?

Namun dia maseh dok sakan punya dedah depan ... dedah belakang lagi .... dalam siaran prog NONA (TV3) Ahad lepas .... bahagian kepala maseh terdedah - rambut yang hitam panjang dengan dandanan yang paling menarik sekali. Gambaran menunjukkan berbagai shot dalam majlis persandingan kedua2 pengantin tempoh hari. Kalau hendak memperagakan loket (rantai emas bertatahkan ratna muthu manikam) terpaksalah kena dedah bahagian tubuh dimana rantai (kalung) emas bertatahkan ratna muthu manikam tu terletak ..... tentu sekali dibahagian dada. Tapi kali ini lebih unik (lain dari yang lain) dan lebih special lagi kerana rantai emas bertatahkan ratna muthu manikam tu boleh dilabuhkan berjela2 hingga ke bahagian belakang lagi. Maka sebab itulah bahagian belakang pun kena menggunakan fesyen dressing (pakaian pengantin perempuan) yang dedah belakang (bare-back). Kalau tidak? tidak dapatlah mempamerkan barangan (barang kemas) yang sudah tentu amat berharga tu.

Kalau lagu tu punya gaya - baik buat upacara akad nikah tu di Hollywood ka? Bollywood ka? ...... baru kena dengan cara apa yang dira'ikan seperti majlis sambutan upacara majlis 'bersanding' tu.

Apa sebenar nawaitunya hingga sanggup mengadakan majlis upacara akad nikah di Mekah di Masjid-il-Haram tu? Hanya Tuhan saja yang tahu. Only God knows.

Macam2 implikasi .... macam2 andaian .... berbagai bentuk anggapan dan tanggapan boleh ditafsirkan.

Mungkin juga nawaitunya yang tersirat hanya semata2 untuk 'pecah rekod' dan boleh masuk catatan dalam Malaysia Book of Records .... atau mungkin juga terus tercatat dalam Guinness Book of World Records (lagilah hebat).

Atau .... untuk menjadikan dirinya sebagai artis yang merintis jalan sebagai pelopor bagi mereka2 yg ingin mengikuti jejak langkah sepertinya untuk mengadakan majlis akad nikah di Mekah ..... untuk keberkatan dan .... dan ..... dan ..... berbagai2 lagi .......(mungkin ini juga satu taktik untuk meng'ikon'kan diri?).

Itulah artis. Macam2 jenis dok ada. Dan apa jenis ikon yang dapat dikategorikan plak dgn yg ini?

Ya! Apa jenis ya? Ini jenis IKON apa plak?

IKON PEROSAK jugak laaaa ...... lebih kepada IKON PEROSAK AKIDAH ! itu yg lebih tepat.


NB: Sedikit masa dulu pun ada juga artis (nombor satu negara lagi) pi Mekah ..... buat Haji ke Umrah? pun tak berapa nak pasti. Lantaklah! Semasa balik nampak bertudung jugak .... nampak macam nak continue terus .... kot2 dah dapat hidayah kot? ..... rupa2nya sedikit demi sedikit dia punya tudung semakin longgar .... ada sejemput bahagian rambut pulak didedahkan diatas forehead ..... dan semakin hari semakin berubah2 style pemakaian tudungnya (style sendiri) .... ini dapat dilihat apabila susuknya tersiar clip2shot di siaran2 hiburan di tv. Dan seterusnya pemakaian tudungnya jadi separuh2 .... separuh tutup separuh dedah ..... sekejap pakai tudung sekejap tidak. Ini mengikut penyesuaian ...... tempat, masa, suasana dan keadaan ...... dan ikut angin sama kot?
Misalnya...... seperti apabila dia kelihatan bergambar (kenang2kenangan) bersama Celine Dion, katanya idolanya yg top - yang buat show di KL satu ketika dulu....... terus bergambar tanpa tudung lagi. Mestilah bergaya seperti artis barat tu. Kalau tidak? she'll look just like ordinary kampung girl only. .... the ulu kampung type of look. Malulah dan jadi leceh lah .... bila bergambar dgn idola world class punya standard. (Dalam hatiku .... nampaknya .... lama2 dia ni nanti londeh (tudung) terus la). Betul jangkaan aku sejak kebelakangan ni ...... memang pun kerap nampak dia (dikaca tv) terus tidak lagi bertudung .... tidak lagi menutup aurat. Bye bye to tudung.
BACK TO SQUARE ONE .........laaaaaaaa .....

Mungkin sebab ...... belum sampai ..... apa nama? seru? petunjuk? hidayah?

Apa pun semua tu ...... hangat2 tahi ayam saja........HOT HOT CHICKEN SHIT!

GIMMICK SAJA LEBIH ..... jenis ni memang sesuai sangat jadikan IKON yg tersenarai dalam kategori ini ........ iaitu IKON PEROSAK AKIDAH ...... cukup sesuai sekali.

IKON KURANG AJAR pun ramai jugak. Cuba perhati2 tengok. So many what?
=anti-hipokrit=
#############################################################################
LAYAKKAH ARTIS JADI IKON? - begitulah bunyi tajuk topik perbincangan di forum Fenomena Seni yang dikendalikan oleh Rosyam Noor di TV1.

JAWABNYA: Tidak nampak yang artis2 kita layak dijadikan ikon.

TAPI boleh kalau nak di IKON kan juga pada golongan artis2 ni......
BOLEH ! memang BOLEH! .... sememangnya BOLEH ! ...... APA PUN BOLEH!

Di siaran forum Fenomena Seni (TV1) Sabtu lepas Nampak macam si Rosyam Noor tu beriya2 benor nak kan artis2 di ikonkan ..... ini dapat kita lihat sendiri reaksinya terhadap komen Wardina (mengenai 'Artis Tak Layak Jadi Ikon Masyarakat') ........ ya! nampak macam dia kurang senang dan tidak bersetuju dengan pendapat Wardina tentang perkara itu. Restless gelisah resah betoi nampaknya - bukan setakat spoken language saja - body language hang pun menampakkan dengan jelas wahai Rosyam woi! Mau tidaknya? Nanti terlepaslah peluangnya untuk dijadikan ikon ..... sedangkan kita semua boleh lihat yang artis2 masing2 berlumba2 sakan untuk mengejar glamor dan popularity sambil bercita2 berangan2 untuk mencapai ketahap menjadi IKON .... agar nama mereka tercatet dan terpahat di persada seni .... "Hall of Fame"....... What a joke!!!!

.... Bagi aku "Hall of Shame" bolehlah ........ untuk para artis kita tu.

NAMUN BEGITU ....... apa yang dimaksudkan IKON itu pun puak2 artis tu pun tidak faham.
Yang mereka tau hanya cuma mengikut dan terikut2 artis2 di barat (especially di Hollywood sana). Bila keluar istilah 'icon', maka kita pun ikut sama ambil atau pinjam perkataan asing tu untuk di gunapakai didalam istilah Melayu kita. Nak cari istilah Melayu sendiri? sorry la .... memang tak ada pun (tarrak) .... terpaksa mengharapkan orang lain punya aje. Macam tu jugak dengan perkataan 'idol' - jadi idola ..... 'diva' ... diambil bulat2 jadi diva juga. (Ada sejurus dulu ungkapan 'SuperStar'). Habis semua artis2 bercita2 besar nak jadi 'superstar' dimasa itu. Boleh tengok gimmick dalam berbagai2 program banyak yang menjurus kearah mencapai ketahap nak jadi 'superstar'. Akan tetapi mereka sendiri tidak tahu apa erti sebenarnya atau maksud sebenar yang katakan 'superstar' itu? Masing2 main hentam keromo .... main bantai saja (kata orang2 khutub utara). Itulah kepakaran kita. Itu hanya secebis contoh ...... banyak lagi dalam segenap hal ..... segenap bidang ..... cukup banyak kalau nak disenarai panjangkan.

Justeru, itu semua ciptaan kita manusia sendiri. Sepertimana juga 'makhluk' ciptaan Tuhan (Allah SWT) .... yang teristimewa ialah 'makhluk manusia'. Jadi, diantara 'makhluk2 manusia' ni pulak ada kalangan yang nak mereka-rekacipta pula oleh kita makhluk ciptaan Tuhan ni ..... nak jadi satu lagi bentuk lambang ciptaan berupa 'ikon' pula untuk memberi satu rupabentuk lambang kepada individu makhluk manusia ciptaan Tuhan itu.... jadi lambang yang 'paling teristimewa' lah konon2nya ...... maka diambillah perkataan2 matsaleh (dari Hollywood) seperti idola, diva, ikon dan sebagainya .... padahal tak menepati dan tak secocok & tak sesuai langsung dengan pemakaian untuk masyarakat artis kita ...... dalam ertikata yang sebenarnya.

Yang jelas lagi nyata .... artis2 (yang diklasifikasi sebagai golongan 'penghibur' lebih senang disebut selebriti (guna istilah matsaleh jugak) memang sesuai sekali menjadi 'ikon' ....
Ya! iaitu .... tidak lain dan tidak bukan ..... IKON PEROSAK sajalah ..... sebagaimana yang telah di nyatakan oleh beberapa orang (melalui emel) ....... lebih tepat ...... iaitu IKON PEROSAK AKHLAK ....... malah ada yang pergi lebih jauh lagi .... iaitu IKON PERUNTUH MORAL ...... lagi.

Mengenai IKON PEROSAK ..... boleh kita buat breakdown kepada kategori2 yang lebih terperinci lagi agar ramai puak2 artis2 ni boleh merasa dan mengecapi panggilan bertitle 'ikon' [asalkan ada title 'ikon' sudahlah ... pun jadilah.... janji ada 'ikon' kat nama diaorang]
.... iaitu pada nama2 mereka seperti dibawah:

IKON PEROSAK - terbahagi kepada beberapa kategori :-

Ikon Perosak Seni - bagi mereka (artis2 penyanyi) yang suka menyanyi lagu2 orang mengikut selera nya sendiri ...... hingga merosakkan melodi lagu ciptaan asal) - seperti dendangan lagu2 Allahyarham Sudirman. Ada yang tak boleh membawa lagu2 Sudirman, tapi nak cuba juga .... bila tak menjadi ... maka dikatakan itu adalah .... gaya atau style sendiri ..... contohnya lagu berjodol "Tanggal 31" dan juga "Warisan" yang amat bersemangat lagi patriotik .... bila di beri kepada penyanyi walaupun dia diminati ramai .... sampai pihak media sentiasa menjulang2 namanya .... 'nama besar' la.... 'penyanyi nombor satu' la ..... bila lagu tersebut apabila dinyanyikan nya melalui persembahan di tv .... maka hasilnya amat janggal dan hambar sekali kesannya. Patut pihak tv pun tidak mengulang-tayang clip2 lagu2 yang dibawanya seperti 'tergelincir dari landasan' itu dalam selingan2 yang acapkali diselit diantara siaran2 rancangan tv (program).

Sedangkan bila ... penyanyi Nasir Wahab mendendangkan lagu2 yang sama cukup amat berkesan sekali (dan kerap diulangtayang diselit clip2 tersebut dalam ruangan2 selingan). Sebabnya, Nasir Wahab menyanyi dan membawa lagu itu dengan gaya lagu itu sepertimana ciptaan asalnya ..... dan berkesan ...... bukan gaya sendiri (seperti yang selalu di beri alasan bodoh itu). Ya lah...... Kalau hendak nyanyi lagu ikut gaya sendiri ..... kenalah cipta lagu sendiri (jika sekiranya mampu dan betul2 berkebolehan (berbakat) ..... barulah boleh di katakan .... hasil sendiri dengan style sendiri ..... bukan menumpang populariti lagu orang untuk nak tonjol 'gaya atau style' sendiri.

Yang jelas dan pasti .... kita boleh tahu yang sebenar2nya dia tak pandai membawa lagu tersebut dengan berkesan .... maka terpaksa memberi alasan (silly excuses) .... itu gaya atau style sendiri (untuk cover-line - istilah yg selalu diguna oleh puak2 wartawan hiburan). Kita penonton pun tahu .... itu hanya untuk berselindung disebalik kelemahan yang boleh dikategorikan sebagai 'damage has been done'.

Kalau nak di ikonkan dalam kategori ini kepada artis2 yang berada dlm kategori ini pun ramai juga, termasuklah yang diberi gelaran Ratu Jazz (lagi banyak lagu2 ciptaan asal yang jadi mangsa akibat 'makhluk perosak' ni). Sendiri2 tengok dan lihatlah.

Ikon Pelingkup Seni - pun ramai ...... lebih2 lagi mereka2 yang menyanyi menyalak (mcm anjing gila), melalak melolong tak ketahuan hala mcm orang mabuk ganja tu bukan pelingkup seni namanya?
Apa? lagu2 yang dipersembahkan mereka2 ini dianggap satu karya seni yang harus kita junjung dan sanjung?

Ikon Perosak Akhlak - ini meliputi semua aspek .... on the overall.

..... ini aku amek keratan ttg kat mana yg dikatakan artis2 tu membina akhlak? Yang dok nampak ... yang saheh merosak lagi banyak .... (tak dak nampak membina pun .....)





ARTIS JADI IKON PEROSAK?
BUKAN IKON PEROSAK AKHLAK SAHAJA .... MALAH PERUNTUH MORAL lagi ...... (rosak boleh repair .... tapi runtuh lagi parah beb ... punah-ranah... lingkup .... musnah .... hancur lebur ..... tidak boleh di repair2 lagi beb!).

Iya tak iya gak?

Apa tidaknya? Lihat sajalah dikaca2 tv gelagat artis2 dan mereka2 yg menonton. Baik di pertunjukan konsert (rock tak rock toksah kiralah .... even yg siaran langsung Jom Heboh, Gegar, Suarasa, siaran2 realiti show dsbnya) yg dok terkinja2 tertunjai2 terloncat2 atas pentas dgn lagak gaya terhegeh2 si artis2 yg punyalah ghairah (lupa dunia kata orang) telah memberi aksi yg melebih2 dgn pula reaksi spontan dari para penonton dgn yg pompuan yg bertudung tak bertudung lagilah ........ pun sama naik dgn puak2 artis2 yg dah mcm tak sedar diri (lupa diri).

Masing2 dari puak2 penonton dah mcm kena rasuk setan lagaknya dgn begitu teruja sambil melambai2kan tangan, menghewang2 tangan masing2 menunjukkan begitu meminati artis2 yg kononnya idola mereka .... sungguh terhibur sekali. Pompuan bukan sekadar yg muda2 sahaja ..... yg makcik2 bertudung pun lebih menjadi2 mengalahkan yg muda2. Sesetengah tu dah ada cucu pun maseh teruja lebih2 lagi bila ada kamera memfokus kat muka2 makcik2 Melayu yg teringin nak tayang muka2 mereka (untuk keluar di kaca tv).

Kalau macam tu .... kira bukan merosak akhlak masyarakat Melayu kita?
Bukan merosak saja malah meruntuh lagi bila dah kegiatan dan gejala seperti ini sentiasa dan kerapkali diadakan oleh mereka2 yg bergiat aktif dlm bidang seni hiburan.
Jawabnya .... 'hiburan' lah yg menjadi punca utama yg menjadi daya tarikan yg boleh mengheret segenap muda-mudi juga yg tua2 seperti makcik2 bertudung ke tempat tumpuan dimana terdapatnya hiburan.

Sudah tentu hiburan melibatkan artis2 ....... dan artis2 inilah yg dijadikan ikon bagi mereka2 yg ghairah untuk berhibur.
Memang masyarakat kita sukakan hiburan .... senantiasa suka berhibur .... kira nak berseronok memanjang. Hinggakan ada kampung Melayu dinamakan 'Kampung Seronok'. Sila berkunjung ke Pulau Pinang di daerah Balik Pulau ..... pasti akan ketemu dgn Kampung Seronok.

Dan di tambah lagi dgn penglibatam artis2 yg begitu ghairah dan begitu teruja dgn penampilan dan persembahan yg melampau2 mereka ..... malah itu sudah jelas - terang lagi nyata - yg depa tu melambangkan IKON PEROSAK AKHLAK ..... juga IKON PERUNTUH MORAL.

Tidak nampak ciri-ciri 'membina akhlak' pada situasi bila artis2 beraksi di pentas atau di persembahan2 siaran tv show atau sebagainya. Akhlak disini merangkumi gaya, tingkah-laku, adab sopan, percakapan, budi bahasa, cara berpakaian, cara berhias memperagakan diri, gerak-geri, mimik muka (_expression) dan segenap aspek yg meliputi keseluruhan susuk tubuh si individu artis berkenaan.

JELAS LAH YG ARTIS2 MELAYU KITA KEBANYAKANNYA ADALAH .........
IKON PEROSAK AKHLAK ...........MALAH ADA YG BOLEH KATEGORIKAN sebagai IKON PERUNTUH MORAL lagi.

JANJI ADA TITLE ICON .... KIRA OKEY LAH

Terus terang cakap.

Jib Pedro

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~






YANG PASTI ...... KEBANYAKAN ARTIS2 TEMPATAN KITA ADALAH ......
IKON PEROSAK ...... IKON PEROSAK AKHLAK. ...... THAT I AGREE .....
MOST OF THEM ARE TOTALLY LIKE PESTS TO OUR SOCIETY.
ITU SAJALAH TITLE ICON YG LAYAK PADA ARTIS2 KITA ......
IKON PEROSAK AKHLAK ....
THAT'S FOR SURE .... 100% SURE.
drp
LamYaHa
=====================================================================
You are damn right man, Khir anak Rahman dlm Terjah punya prog malam tu.
Itu komen mengomen ttg artis tidak boleh jadi icon .... aku pun tarak setuju punyia ....
I agree to disagree with that .... mana boleh artis tidak boleh jadi icon?
Semua artis boleh jadi icon what!!!!!!
macm kata Khir anak Rahman ... dia kasi contoh itu Sheila Majid boleh pegang title icon bagi puak2 yg minat dia bagai nak rak .... especially puak2 kaki 'high' kat pub atau kaki tunggang arak ... sure bagi diaorang si ketot ni paling ngetop punya artis dlm menghiburkan puak2 kaki telan arak .... puak2 tu bila dah high .... dengaq katak dok keriau meraung-raung panggil hujan pun diaorang kata itu lagu tu ... merdu sedap dan macam2 lah ... dah high ... dengaq bunyi kentut keluaq dari pada lubang juboq pun diaorang sangka itu rentak poprock punya beat dsbnya. Memang lah dia tu sure dah dianggap icon oleh puak2 kaki 'high' ...kaki botol arak whiskey brandy .... kaki berdengung ayaq setan lah nak katakan!
Begitu gak bagi artis2 yg dok melalak menyalak bagai nak rak ... nganga punya nganga sampai naik orat tengkok .....timboi urat lehiaq .... tarik punya tarek mcm depa dok tarek 'dam' (istilah yg commonly used untuk dadah) like ganja, syabu, dan segala jenis serbuk yg mendatangkan 'dengung' ..... itu yg kerap depa dok sebut 'berdengung' tu. Bila ada member ajak member lain ... "jom berdengung ...." member lain nanti tanya ..."berdengung ayaq ke .... berdengung dam?" .... kalau member tu kaki ganja atau lain2 jenis dadah .... sure dia nanti kata ..."berdengung dam lah" ...... Jadi puak2 artis2 yg jenis hard-core punya kaki dadah (ganja syabu atau yg sama sejenis) sudah semestinyalah .... mostly peminat2 yg jenis mat2gian, jenis mamat lalok sudah tentu mengidolakan sifu yg baguih punya terhinggut2 termelalak kat pentas dok menyalak hentah hape2 punya lagu pun semua nanti kasi tepukan bergemuruh punya dgn bersorak sorai bergawang2 tangan masing2 tanda tengah naik syahdu dgn pukulan irama hasil pengaruh ganja atau najis dadah punya stim.
Jamal suer peminat dia kata dia sajalah ikon mereka. Sifu dia pun sure peminat dia nanti kata hanya dia sajalah ikon mereka dunia akhirat. Begitu juga dgn yg lain2nya. Kiranya semua puak2 tu pakat jadi ikon2 belako beb! Masing2 nak tunjukkan masing2 punya kelainan - masing2 punya identiti sendiri .... ada yg pakai topeng laaa ... ada yg buboh mcm2 punya kaler kat rambut .... kalau bulu peliaq boleh di pamerkan untuk peminat .... sure bulu peliaq pun depa nanti taruk kaler mcm2 warna boleh tengok.
Kalau artis pompuan dah tentu dia nati taruk bulu puki berteknik kaler punya gaya. Masing2 semua berlumba2 nak berglamor. Apa saja depa sanggup buat. janji ada peminat diaorang jadikan dia tu ikon.
Jadi, betul laaaa ...... artis2 memang boleh jadi ikon.....sudah semestinya lah.
Artis taik arak jadi ikon untuk taik2 arak.
artis taik ganja (dadah) jadi ikon untuk taik2 ganja dan mat2gian dan mamat2 lalok dan yg sama sejenis dgn mereka.
artis2 yg jenis muka mcm kaki pecah rumah pun boleh jadi ikon jugak apa?
i m con man the rocker



Imbas kembali: Di suatu ketika dulu pun dalam ruangan forum yang sama si Rosyam ni pun sibok mempertikaikan isu penghargaan terhadap Seniman P.Ramlee dengan gelaran 'SENIMAN AGUNG'. Seolah2 ia mempertikaikan tentang penghormatan tertinggi seperti itu hanya untuk P.Ramlee sahaja. Seniman2 veteran lain tidak layak di beri penghormatan seperti 'Seniman Agung' yang di beri kepada P.Ramlee? Katanya tidakkah seniman lain juga layak untuk di samakan dengan penganugerahan atau penghormatan yang diberi kepada P.Ramlee?


Jelas ini menampakkan ianya sama ada dia sendiri berhajatkan tahap penghormatan tertinggi serupa itu di masa2 akan datang (mungkin selepas beliau meninggal dunia nanti). Dan ini juga (disebabkan ketidak cerdiknya beliau) menunjukkan yang beliau tidak faham tentang sesuatu tahap penghormatan tertinggi kepada seseorang seniman serba boleh (yang berjaya dengan begitu menonjol sekali dengan pencapaian cemerlang disemua bidang yang beliau ceburi berbanding dengan lain2 artis dan seniman juga lain2 karyawan penggiat seni) - bahawa seniman seperti P.Ramlee sahaja yang betul2 layak untuk title seperti itu.... iaitu 'Seniman Agung'.


Disebaliknya pula akan menempelak kepada dirinya balik .....Tidakkah akan menjadi bahan ketawa (laughing stock) nanti? jika seperti apa yang disyorkannya iaitu semua seniman2 veteran harus diberi gelaran 'seniman agung' juga sepertimana Seniman Agung P.Ramlee. Nampak sangat betapa begitu cetet tahap IQ, EQ & SQ nya. Disini dia sendiri tidak tahu hendak menilai setakat mana atau setinggi mana tahap nilai ukuran untuk seseorang seniman yang betul2 layak dipanggil atau bergelar 'Seniman Agung' ...... bukanlah sepertimana apa yang dianggapnya nilai penghormatan gelaran 'Seniman Agung' tu hanya (untuk golongan seniman veteran) berdasarkan kepada lamanya seseorang seniman berkecimpung dalam bidang seni sahaja.


Dia tidak sedarkah? yang kehebatan Seniman Agung P.Ramlee meliputi semua bidang seni yang diceburinya ... dan lagi apa yang di hasilkan hampir semuanya mencapai kejayaan yang cemerlang lagi gemilang dan sambutan yang berlarutan hingga kini yang memakan jangka masa yang begitu lama (walaupun beliau sudah tiada berpuluh2 tahun lalu). Ada yang memberi gelaran kepada beliau juga sinonim dengan ungkapan Inggeris "Man For All Seasons". Itulah tahap kehebatan seseorang 'seniman serba boleh' (versatile in all fields) yang betul2 layak bergelar 'Seniman Agung'...... bukan hanya kepada segenap 'any Tom, Dick and Harry'.

Gelaran 'Seniman Agung' hanya untuk 'personaliti yang terbilang' sahaja seperti manusia biasa yang luarbiasa seperti P.Ramlee berdasarkan pencapaiannya sepanjang pengkaryawan seninya yang cemerlang lagi gemilang.

[His extra-ordinariness outstand others and outshines in all fields that he got involved].


Oleh itu ...... Kepada sdr Rosyam Noor - tolong jangan bikin diri anda jadi bahan ketawa - nanti diperbodohkan orang sahaja!

Ikhlas dari,
Joe